Detail Program

Iklim dan Anak Muda

Pelajari Lebih Lanjut

Ketergantungan sistem energi Indonesia pada sumber energi fosil seperti batu bara harus dihentikan sekarang untuk mengatasi dampak krisis iklim. Dampaknya saat ini sudah kita rasakan, dari kerugian harta benda hingga hilangnya nyawa. Kami bekerja untuk mendorong pemerintah menempatkan krisis iklim sebagai prioritas agenda nasional agar sejalan dengan target iklim 1,5 derajat

Pelajari Lebih Lanjut
Iklim dan Anak Muda
Iklim dan Anak Muda

Iklim dan Anak Muda

Krisis Iklim dan dampaknya tidak akan menunggu sampai kita mampung beradaptasi dan memitigasinya. Semua negara di belahan dunia, Indonesia dan negara-negara Asia akan merasakan dampak yang lebih besar. 

 

Program Climate & Youth berkolaborasi dengan komunitas anak muda dan individu-individu muda untuk mendesak pembuat kebijakan untuk menjadikan isu iklim sebagai prioritas utama di tingkat daerah dan nasional. Pengarusutamaan isu iklim seharusnya bukan hanya menjadi fokus suatu sektor atau kementerian, melainkan harus menjadi perhatian utama pemerintahan dan para pemimpin politik secara umum.

 

Inilah Tim Kami

Orang-orang Dibalik Program Iklim & Anak Muda

Kontributor

Arie Rostika Utami

Climate Communication Specialist

Arie menangani pelibatan kaum muda dalam iklim, mengemban tugas besar untuk membuat Indonesia berkomitmen pada NDC yang lebih ambisius. Arie adalah seorang komunikator iklim yang berpengalaman dengan jaringan media dan akar rumput yang luas di Indonesia.

Kontributor

Diya Farida Purnawangsuni

Climate Impact Associate

Dikenal dengan panggilan Faya, ia memulai karirnya di bidang lingkungan pada 2007. Setahun kemudian, Faya pindah ke dunia jurnalistik. Lebih dari 1 dekade, Faya bekerja di berbagai media nasional. Kini, Faya menangani isu polusi udara & dampak iklim.

Kontributor

Nuniek

Climate & Youth Communications Associate

Nuniek memulai karirnya sebagai jurnalis. Ia memiliki lebih dari 10 tahun pengalaman di industri media, dimulai dari media internal di Kementerian Hukum dan HAM. Beberapa tahun kemudian, ia bekerja sebagai reporter online dan pembawa berita di Kompas TV

Kontributor

Rafaela Xaviera

Climate & Youth Communications Associate

Rafaela lulus dari jurusan Teknik Lingkungan di Universitas Brawijaya. Untuk tesis sarjananya, ia melakukan penelitian tentang risiko dan kerentanan iklim terhadap produksi pangan. Ia sangat peduli dengan isu krisis iklim.

Publikasi Tentang Iklim dan Anak Muda

Lihat Semua

Semarak Modal Swasta dalam Pasar Energi Surya ASEAN

Semarak Modal Swasta dalam Pasar Energi Surya ASEAN

11 Mei 2021

footer yayasan