Riset Dampak Krisis Iklim Terhadap Kopi dan Beras

15 Desember 2022

-

Mahawira Dillon

Riset Dampak Krisis Iklim Terhadap Kopi dan Beras

Produktivitas pertanian komoditas padi dan kopi di Indonesia diperkirakan mengalami kemerosotan sebagai akibat dari perubahan iklim. Temuan itu terungkap dalam riset terbaru oleh tim Prof. Edvin Aldrian, Vice-Chair UNFCCC WG1 serta pakar iklim dan meteorologi BRIN, BMKG, maupun IPB, yang diluncurkan November 2022.

 

Laporan penelitian ini menunjukkan, kenaikan muka air laut akan menyebabkan meningkatnya laju salinitas, banjir, dan hilangnya persawahan di wilayah pesisir, yang berdampak pada penurunan produksi beras Indonesia sebesar 3,5 juta ton atau setara konsumsi beras 26,6 juta orang. Sementara itu, produksi kopi juga diperkirakan turun sekitar 10% pada periode El Nino dan hingga 80% pada periode La Nina.

 

Detail Publikasi

Dipublikasikan: 15 Desember 2022

Publikasi Terkait

Ilustrasi pekerja membersihkan panel pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). (Sumber: Antara Foto)

Jor-Joran Subsidi Energi Fosil, Investasi Energi Terbarukan

Subsidi energi yang lebih diprioritaskan untuk energi fosil bisa menjadi penghalang energi terbarukan di Indonesia.

21 Agustus 2023

Foto: Sejumlah warga mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Menteng Dalam, Jakarta, Sabtu (21/1/2023). (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)

Jangan Heran Subsidi Jebol, Konsumsi BBM di RI Boros!

IEEFA: Indonesia lebih boros dibandingkan negara lain dalam penggunaan BBM-nya dikarenakan tidak adanya kebijakan target penghematan BBM.

06 Februari 2023

RI Bisa Kehilangan 40% PDB Gara-gara Krisis Iklim, Pemerintah Bisa Apa?

RI Bisa Kehilangan 40% PDB Gara-gara Krisis Iklim

Jakarta - Koaksi Indonesia bersama Yayasan Indonesia CERAH meluncurkan laporan sintesis dampak krisis iklim di seluruh sektor kunci di Indonesia. Target dari la...

23 Agustus 2023

footer yayasan