Audience Insight Research

19 Juni 2025

-

Admin CERAH

Memahami Transisi Energi dari Perspektif Akar Rumput Urban

Transisi energi dari bahan bakar fosil ke sumber energi terbarukan menjadi salah satu tantangan strategis yang dihadapi Indonesia dalam beberapa dekade ke depan. Meskipun pemerintah telah mengumumkan komitmen terhadap dekarbonisasi dan peningkatan penggunaan energi bersih, pemahaman dan partisipasi publik dalam proses ini masih sangat terbatas. Terutama di kalangan masyarakat urban dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah, isu transisi energi belum menjadi pembahasan utama, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam wacana publik.

Yayasan Indonesia CERAH menyadari bahwa keberhasilan transisi energi yang adil dan inklusif sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat. Oleh karena itu, laporan ini disusun untuk menggali secara mendalam pemahaman, sikap, dan kebutuhan informasi dari tiga kelompok audiens utama: ibu rumah tangga urban, pekerja harian sektor informal, dan anak muda lulusan SD hingga SMA. Laporan ini menjadi pondasi penting dalam merancang kampanye digital yang strategis dan berbasis data.

Detail Publikasi

Dipublikasikan: 19 Juni 2025

Publikasi Terkait

Ilustrasi pekerja sedang melakukan perawatan jaringan listrik. (Sumber: Antara Foto)

Sisihkan Sebagian Subsidi Fosil untuk Transisi Energi

IISD menyebutkan, sumber pendanaan transisi energi tidak melulu harus mengandalkan hibah, pinjaman lunak, ataupun pinjaman komersial dari luar negeri.

21 Agustus 2023

Warga membersihkan permukaan panel pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di tengah persawahan desa Girikulon, Secang, Jawa Tengah, Kamis (10/3/2022). (Antara Foto)

Melirik Dana Sawit dan Batu Bara untuk Transisi Energi RI

IEEFA menyatakan pembiayaan transisi energi dapat diperoleh dari pengalihan sebagian dana pungutan sawit dan batu bara.

21 Agustus 2023

Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno. (Foto: Theresia Agatha/VOI)

5 Ekosistem Ini Vital Untuk Kembangkan Kendaraan Listrik RI

Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno mengatakan, terdapat lima ekosistem yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kendaraan listrik.

06 Februari 2023

footer yayasan