Geopolitik Kawasan dan Kelanjutan Transisi Energi Indonesia

30 April 2025

-

Wicaksono Gitawan

Geopolitik Kawasan dan Kelanjutan Transisi Energi Indonesia

Briefing note ini membahas dinamika geopolitik global yang sedang mempengaruhi proses transisi energi di Indonesia, terutama setelah Amerika Serikat menarik diri dari Perjanjian Paris. Walau demikian, Indonesia tetap berkomitmen untuk menurunkan emisi dan meningkatkan bauran energi terbarukan. Indonesia juga memiliki hubungan dengan aktor-aktor internasional lainnya dalam bidang energi, khususnya, Tiongkok, Jepang, dan Jerman melalui berbagai skema, seperti Just Energy Transition Partnership (JETP), Belt and Road Initiative (BRI), dan Asia Zero Emission Community (AZEC).

Kami menyoroti bahwa Indonesia harus bisa fokus mendorong target peningkatan energi terbarukan, memperkuat kedaulatan energi, dan menciptakan lapangan kerja hijau, di tengah menguatnya kepentingan aktor-aktor internasional yang terkadang masih mempromosikan solusi palsu dan teknologi yang memperpanjang umur energi fosil. Indonesia memiliki peluang strategis untuk mengambil kendali arah transisi energinya secara mandiri dan adil demi masa depan yang berkelanjutan.

 

Detail Publikasi

Dipublikasikan: 30 April 2025

Publikasi Terkait

Ilustrasi pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB). (Sumber: pexels.com)

Proyek Energi Terbarukan Indonesia Terkendala Perizinan

Laporan terbaru dari lembaga audit internasional Ernst & Young (EY) mengungkapkan, pendanaan bukan hambatan utama pengembangan energi terbarukan di Indonesia, k...

23 November 2023

Dampak Perubahan Iklim di Indonesia

Dampak Perubahan Iklim di Indonesia

Koaksi Indonesia bersama Yayasan Indonesia CERAH meluncurkan laporan sintesis dampak krisis iklim di seluruh sektor kunci di Indonesia, yang kesimpulannya menun...

01 Oktober 2022

deforestasi atau penebangan hutan secara masif

Penyebab Perubahan Iklim: Bahan Bakar Fosil & Deforestasi

Perubahan iklim global telah menjadi topik yang mendapat perhatian serius dari seluruh dunia. Dampaknya terasa di setiap sudut planet dan setiap jengkal kehidup...

29 Oktober 2024

footer yayasan