Reformasi DBH Minerba untuk Hilirisasi Mineral Kritis yang Berkeadilan

04 Agustus 2026

-

Admin CERAH

Reformasi DBH Minerba untuk Hilirisasi Mineral Kritis

Analytical brief ini mengkaji ketimpangan pembagian manfaat hilirisasi mineral kritis di Indonesia, khususnya melalui mekanisme Dana Bagi Hasil (DBH) Minerba bagi daerah dan masyarakat penghasil nikel. Dengan mengambil studi kasus Sulawesi Tengah dan Maluku Utara, brief ini menunjukkan bahwa formula DBH Minerba saat ini masih berorientasi pada hasil ekstraksi mineral dan belum sepenuhnya memperhitungkan nilai tambah yang dihasilkan melalui proses hilirisasi dan pengolahan nikel di smelter.

CERAH merekomendasikan reformasi formula DBH Minerba agar mencakup nilai produk olahan serta penguatan Dana Abadi Daerah. Reformasi ini diperlukan agar hilirisasi nikel tidak hanya meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga memastikan manfaat ekonomi yang lebih adil bagi daerah penghasil dan masyarakat yang terdampak aktivitas pertambangan dan industri pengolahan.

Detail Publikasi

Dipublikasikan: 04 Agustus 2026

Publikasi Terkait

Dampak Kebijakan Iklim Bagi Ibadah Haji

Dampak Kebijakan Iklim Bagi Ibadah Haji

Perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia menempatkan ibadah haji umat Muslim dalam risiko tinggi. Merujuk data saat ini, suhu rata-rata global tel...

27 Juli 2022

Riset Dampak Krisis Iklim Terhadap Kopi dan Beras

Riset Dampak Krisis Iklim Terhadap Kopi dan Beras

Produktivitas pertanian komoditas padi dan kopi di Indonesia diperkirakan mengalami kemerosotan sebagai akibat dari perubahan iklim. Temuan itu terungkap dalam ...

15 Desember 2022

Pekerjaan Energi Terbarukan Terus Meningkat

Pekerjaan Energi Terbarukan Terus Meningkat

International Renewable Energy Agency (IRENA) dan International Labour Organization (ILO) menerbitkan laporan terbaru yang bertajuk “Renewable Energy and Jobs: ...

03 Oktober 2022

footer yayasan