Risiko Stranded Assets dari Rencana Penambahan PLTU Baru

15 Oktober 2026

-

Admin CERAH

Risiko Stranded Assets dari Rencana Penambahan PLTU Baru

Riset ini menganalisis kelayakan finansial dan risiko stranded assets pada tiga proyek PLTU yang tertunda, yaitu Sumut-1, Jambi-1, dan Jambi-2. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa ketiganya berada sangat dekat dengan batas kelayakan ekonomi. Sumut-1 belum memenuhi ambang kelayakan, sementara Jambi-1 dan Jambi-2 hanya layak secara marginal. Perubahan kecil pada harga batu bara, tarif listrik, kinerja operasional, dan biaya pembiayaan dapat menghilangkan kelayakan proyek. Kajian ini menekankan pentingnya evaluasi ulang finansial, uji sensitivitas, dan validasi data aktual sebelum pembangunan dilanjutkan, untuk meminimalkan risiko investasi dan potensi aset terlantar dalam transisi energi.

Detail Publikasi

Dipublikasikan: 15 Oktober 2026

Publikasi Terkait

Investasi Hijau Ciptakan Jutaan Pekerjaan Kini dan Nanti

Investasi Hijau Ciptakan Jutaan Pekerjaan Kini dan Nanti

Fokus ke investasi hijau dalam menghadapi krisis akibat COVID-19 bukan hanya berpotensi menciptakan jutaan pekerjaan dalam jangka panjang, tetapi juga saat ini.

08 Maret 2021

PLTU dengan polusi yang mengotori langit

Persepsi Masyarakat atas Kebijakan Pemensiunan Dini PLTU

Yayasan Indonesia CERAH dan Institute for Policy and Development (Poldev) Unitrend, Universitas Gadjah Mada (UGM) meluncurkan laporan terbaru bertajuk “Persepsi...

02 Februari 2024

Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno. (Foto: Theresia Agatha/VOI)

5 Ekosistem Ini Vital Untuk Kembangkan Kendaraan Listrik RI

Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno mengatakan, terdapat lima ekosistem yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kendaraan listrik.

06 Februari 2023

footer yayasan