Survei dan Analisis Persepsi Pemangku Kepentingan di 3 Wilayah (Kaltim, Sumsel, dan Jabar) Mengenai Kebijakan Transisi Energi Berkeadilan

28 Mei 2024

-

Admin

Survei Persepsi Kebijakan Transisi Energi di 3 Wilayah

Persepsi publik terhadap kebijakan transisi energi berkeadilan tampak beragam jika dilihat secara lebih detil berdasarkan demografinya: Lokasi geografis, pekerjaan, gender, dan usia. Perbedaan ini yang ditemukan dalam Survei & Analisis yang dilakukan CERAH dan Markdata terhadap para pemangku kepentingan kunci di 3 wilayah (Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, dan Jawa Barat). 

 

Melalui metode purposif sampling dan model wawancara terstruktur, perbedaan persepsi ini ditemukan pada sejumlah lapisan seperti tingkat kesadaran, sikap dan perilaku, hingga aspirasi dan kekhawatirannya terhadap dampak dari kebijakan transisi energi. Analisis dilakukan dengan melihat faktor-faktor yang mempengaruhi dukungan atau penolakan tiap responden, serta aspek-aspek kunci yang mempengaruhi pendapatnya.

 

Hasil temuan dan analisis menunjukkan bahwa meski ada sejumlah kekhawatiran yang spesifik disuarakan, mayoritas pemangku kepentingan mendukung pelaksanaan transisi energi yang berkeadilan karena memahami pentingnya mengurangi dampak negatif dari penggunaan energi fosil seperti batu bara, serta adanya potensi manfaat ekonomi seperti penciptaan lapangan kerja baru.

Detail Publikasi

Dipublikasikan: 28 Mei 2024

Publikasi Terkait

Benarkah Batu Bara Bisa Bersih? Fakta di Balik Teknologi Carbon Capture and Storage (CCS)

Apakah Batu Bara Bisa Bersih? Ini Fakta Teknologi CCS

Tekanan untuk mengurangi emisi karbon dan mempercepat transisi energi bersih semakin besar, baik di tingkat global maupun nasional. Salah satu solusi yang serin...

19 Mei 2025

Geopolitik Kawasan dan Kelanjutan Transisi Energi Indonesia

Geopolitik Kawasan dan Kelanjutan Transisi Energi Indonesia

Bagaimana Indonesia Bisa Mendorong Transisi Energi Di Tengah Perubahan Politik Global?

30 April 2025

Perbankan di Indonesia Masih Dukung Batu Bara?

Perbankan di Indonesia Masih Dukung Batu Bara?

Di tengah krisis iklim, sektor perbankan Indonesia masih menjadi penopang utama industri batu bara, dengan kucuran pinjaman mencapai US$ 7,2 miliar pada 2021–20...

06 Agustus 2025

footer yayasan